Wednesday, October 31, 2012

Allah Knows

When you feel all alone in this world
And there’s nobody to count your tears
Just remember no matter where you are
Allah knows....

When you’re carrying a monster load
And you wonder how far you can go
With every step on that road you take
Allah knows....


No matter what, inside or out
There’s one thing of which there’s no doubt
Allah knows....

And whatever lies in the heavens and the Earth
Every star in this whole universe
Allah knows....

When you find that special someone
Feel your whole life has barely begun
You can walk on the moon shout it to everyone
Allah knows...

When you gaze with love in your eyes
Catch your glimpse of paradise
And you see your child take the first breath of life
Allah knows....

When you lose someone close to your heart
See your whole world fall apart
And you try to go on but it seems so hard
Allah knows....

See we all have a path to choose
Through the valleys and hills we go
With the ups and the downs never fret never frown
Allah knows...

Every grain of sands in every desert plants
He knows…
Every sheet of palm, every closed hand
He knows…
Every sparkling tear on every eye lash
He knows…
Every thought I had and every word I share
He knows…
Allah knows…


Allah knows everything and what we feel...He knows..let have faith in Allah...only Allah..

Wednesday, October 10, 2012

Tarbiyyah BUKAN untuk orang MALAS!

Hidup tak boleh lari daripada Tarbiyyah!  Dengan tarbiyyah menjadikan kita seorang insan yang berguna, dengan tarbiyyah mencorak jati diri, dengan tarbiyyah mengajar erti susah dan berkorban, segalanya tentang tarbiyyah... dan kita sentiasa ditarbiyyah ALLAH S.W.T sama ada sedar atau tidak....

makanya tarbiyyah ini......

 Tarbiyah bukan untuk orang yang malas!

Tarbiyah bukan untuk orang manja
Tarbiyah bukan untuk orang yang manja.
Tarbiyyah bukan untuk orang yang malas.
Da’wah bukan untuk orang yang takut nak bergerak dan mencabar diri.
Tarbiyyah bukan untuk orang yang cepat bosan, lari, lompat-lompat, sekejap down-sekejap up, cepat terasa..
Tarbiyyah bukan bagi orang yang memilih program untuk dia ikuti-yang senang dan mudah join, yang penat, bersusah payah elak.
Bukan untuk orang yang mencari tarbiyyah hanya bila terasa diuji oleh tuhan. Kalau tak, batang hidung pun tak Nampak.
Bukan bagi yang meletakkan da’wah hanya untuk mencari calon akhawat sebagai sang isteri,

-yang join hanya untuk meminta tolong teman-teman pencerahan bila dia dalam kesusahan.
Tapi kesenangan dan kelebihan yang dia dapat, tak share pun dengan orang lain..
-yang cepat mengalah,
-yang meletakkan mabit, qiamullail, daurah, dan tathqif dalam diari hanya selepas ditolak dengan semua agenda dan upacara-upacara ‘penting’ yang lain.
-yang hanya pandai cakap (dan menulis), tapi amal kosong
-yang hanya tahu compare jamaah itu dengan jamaah ini, yang boleh jarah wa ta’dil harakh ini dan itu.

Da’wah bukan untuk orang yang ikut liqa hanya kerana nak disebut sebagai ahli dalam harakah ini dan itu, jamaah ini dan itu.
Da’wah bukan untuk orang yang tak boleh diberi tugasan last minute.
Da’wah bukanlah untuk orang yang tak nak keluarkan duit, infaq di jalan Allah.
Da’wah bukan untuk orang yang tak boleh sesekali tidur lewat, terpaksa berjalan jauh.
Da’wah bukan bagi orang yang kalau ada program untuk ikut terlibat, mesti naik motokar besar dan mewah, yang air-cond, dan laju. Yang tak nak naik bas, public transport, dan yang kena berpeluh-peluh.
Tarbiyah bukan untuk orang yang kena contact dan info dia setiap masa tentang perkembangan terkini sedangkan dia kena macam boss, hanya tunggu information.
Pencerahan bukan bagi mereka yang hanya nak berkawan dengan orang berduit dan berharta, yang hidup mewah, dan mengelak berkawan dengan orang susah, miskin, dan pakai comot.
Da’wah bukanlah untuk orang yang setiap masa dan ketika, kerja nak beri alasan ini dan itu. Penat, mengantuk, susah, banyak kerja, keluarga tak bagi keluar.

Tarbiyyah bukanlah segala-galanya. Tapi segala-galanya bermula dengan tarbiyyah.

Tanpa anda, orang yang sering beralasan ini, da’wah akan terus berjalan.
Islam akan tetap berjaya. Ummah akan tetap terpelihara.

Cuma tanpa pencerahan,
Tanpa tarbiyyah,
Tanpa da’wah,
Belum tentu kita akan Berjaya di mahsyar nanti.

Tak mengapa. Teruskan hidup anda seperti biasa. Da’wah tak memerlukan anda. Tiada siapa pun yang rugi tanpa kehadiran anda. Berbahagialah seadanya. Tetapi hakikatnya, diri sendiri yang akan rugi!

Monday, October 8, 2012

What Is microelectronics?

Assalamualaikum Warahmatullah..=)

Today , I would like to share some information regarding microelectronics, which is the course that will become my specialization.Since I have found this article during do some research for the best topic that I am going to present soon, I think I would like to paste it on my blog, and maybe it will be my revision one day, who know? ^_^... I just copy paste this article from this link,   http://www.wisegeek.com/what-is-microelectronics.htm,   so let's read a little bit about microelectronics..=)

       Microelectronics is a field in electronics that utilizes tiny, or micro, components to manufacture electronics. As demand for small and less-expensive devices grows, the field continues to expand. The main areas of focus generally are research, reliability, and manufacture.
Typically, microelectronics begins with an integrated microelectronics circuit which is a set of electrical components connected together. The most common components are transistors, resistors, capacitors, and diodes. Transistors turn the electricity on and off, similar to a switch. Resistors control the amount of electricity that flows through the current such as the volume control on a television. Capacitors concentrate the electricity for use all at once, and diodes direct when electricity will be used.
Many large universities in the United States conduct research in microelectronics. Most studies involve both how to make components smaller – like transistors and capacitors – and also what the possibilities are for the smaller components. Georgia Tech specializes in medical components such as surgical tools and imaging. Iowa State specializes in industrial uses for microelectronics, such as cell phones and personal digital assistants (PDAs).

    The reliability of microelectronics is another area of concentrated effort. Since computers are involved in most businesses, the reliability of the equipment usually is a top priority. This is especially important in the medical field where tiny robotic tools are now taking the place of the doctor's hands in surgery. Using a robot hand and following a video screen, the doctor is able to perform operations through a small laparoscopic incision instead of opening up the patient's entire cavity.
Another area that requires a high degree of reliability is in the financial industry. With more and more data needed, it previously was not feasible to keep up with the amount of required disk space. With the improvements in electronics, however, what at one time filled entire rooms with mainframe computers can now be stored on a few small hand-held devices.
A final area of emphasis is designing for manufacture. In terms of microelectronics, much work has been done to ensure that the various components can indeed be placed on printed circuit boards. The tiny size of components being used to manufacture microelectronics typically is too small for humans to efficiently solder onto printed circuit boards.
Machines called surface mount technology (SMT) machines use robotics to place each component. Thousands of components can be placed per hour utilizing these machines. A program is loaded into the machine which has a specific spot on each printed circuit board where the components should be placed. The program controls where the robotic arms place each part. This automation typically makes the entire manufacturing process more efficient which also reduces the overall cost.

Wednesday, October 3, 2012

Let's Sharing ^_^

Bismillahhirrahmannirrahim.....


Allah, lamanye aku tak update blog... nak kata sibuk sangat, taklah sibuk mane, tapi beberapa ketika ini tidaklah terasa nak menaip... banyak benda nak diselesaikan, depan laptop pun tak sanggup nak lame-lame..=) Malam ini rasa terpanggil pulak nak conteng sesuatu... tapi bukanlah pengisian berat, cume rasa nak meluahkan perasaan di sini.... Sekadar menyinggah sementara menyiapkan assingment...Maaflah kalau ianya membosankan... entri ini untuk diriku sendiri, mencari motivasi diri di celah-celah timbunan tugasan, antara belajar dan kerja Islam, insyaAllah.


Pejam dan celik, dah mencecah Tahun 3 degreeku di USIM. Masa semakin berlalu, apakah sumbanganku? Ya Allah, kadang-kadang rasa tidak menyumbang apa-apa, tetapi yakinlah, walau sebesar zarah sekalipun sumbangan itu, jika keikhlasan disertakan, insyaAllah ada nilaian di sisi Allah Ta'ala. Kini aku dah berada pada semester 5, dah mula kena belajar buat research, mula memilih pengkhususan... Applied Physics USIM hanya tawarkan tiga pengkhususan, sains bahan, fotonik dan mikroelektronik. InsyaAllah aku pilih mikroelektronik. Memandangkan bidang fizik ini bukanlah pilihanku pada awalnya, tetapi dengan keyakinan yang telah dipasak oleh sahabat-sahabatku  dalam menerima apa yang Allah tentukan, aku redha dan saat ini, aku gembira dengan fizik. Cume teruji sekali lagi apabila kene memilih specialisation nie, paling tak boleh terima, boleh pulak lecturer kami bagi masa 2 minit untuk berfikir.. tak sempat istikharah, bak kata kawan-kawan lain... cuma kali ini, InsyaAllah aku yakin dengan keputusan ini, mungkin pengalaman-pengalaman yang telah aku lalui dalam membuat beberapa keputusan penting dalam hidup menjadikan aku belajar untuk lebih yakin dan berserah sepenuh kepada Allah, kalau sebelum-sebelum ini, aku selalu tidak yakin dengan keputusan yang dibuat, sehinggalah suatu peristiwa yang menyebabkan aku terpaksa membuat keputusan paling besar dalam hidup, bermula saat itu aku belajar untuk menjadi lebih tabah, lebih kuat, dan lebih yakin dan paling penting, satu nasihat yang paling berguna yang takkan aku lupa, "konsep TAWAKAL perlu diadaptasikan...." ayat yang ringkas tetapi menyebabkan aku tersedar, dimanakah pergantungan aku kepada Allah Ta'ala, membaca ayat ini dengan air mata yang begitu lebat, pertama kali dalam hidupku membuat satu keputusan penting bertemankan air mata yang seakan tidak mahu berhenti pada saat itu. Pada saat itulah aku benar-benar sedar, betapa Allah, tuhanku adalah yang paling aku perlukan untuk terus hidup. Tanpa DIA aku tidak ada kekuatan untuk melakukan sesuatu atas bumiNYA.Ya Allah, terima kasih untuk segalanya. Kembali pada cerita pengkhususanku, begitulah, tak sempat nak istikharah sekalipun, buatlah keputusan dengan bertanya pada Allah, berdasarkan musyawarah dan pengalaman orang lain, yakinlah!

" Allah tidak membebankan seseorang melainkan dengan kesanggupannya...", Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk kita, apa yang kita mampu dan tidak mampu...sentiasalah berdoa... dan sekarang aku hanya bertawakal dan yakin pada diri, insyaAllah aku boleh bawa mikroelektronik!

Tidak termasuk sem ini, tinggal lagi 3 sem untuk aku berjuang di bumi USIM... 2 sem di kampus dan sem terakhir, praktikal di luar, bincang-bincang dengan mak, mak macam tak berapa setuju untuk aku masuk industri, tapi apakan daya, bidangku ini memerlukan untuk menyumbang di industri, mungkin pengalaman ayah bekerja di kilang dulu, menyebabkan mak risau. Bak kata ayah, "social lifenya tak sesuai dengan ayong..." tapi dari sharing pengalaman ayah, seram jugak bila fikir balik, teringat balik sharing2 kakak2 senior, memang mencabar, pergaulan yang tidak terbatas dan sebagainya menyebabkan ianya menjadi begitu mencabar... tapi bagi aku, kembali pada konsep tadi, Tawakkal pada Allah, banyak-banyak doa diberikan tempat terbaik... mana tahu boleh praktikal di tempat selain kilang, hmm... tak mustahil... Apepun, aku harap Allah permudahkan setiap urusan hidup kami, apa sahaja yang berkaitan dengan hidup, permudahkanlah... cabaran itu tetap ada, kerana firman Allah, " Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan 'kami telah beriman,' sedangkan mereka tidak diuji.."  tanpa cabaran, tidak berertilah hidup ini, dan setiap cabaran adalah untuk menguatkan kita yang lemah... insyaAllah yakinlah dengan Allah, nasihatku untuk semua yang beriman kepada Allah, sebagai Tuhan pencipta alam, pengatur alam dan segala kejadiannya. Aku mengakhiri coretan ringkas ini, dengan bait-bait kalimah yang rasa dekat dan sinonim denganku...

Aku hanya gadis biasa.
Yang tidak punya apa,
Masih bertatih mencari redha,
Masih mentafsir erti bahagia.

Tidak bergaya, tidak mesra dan kadangkala tidak peduli apa orang kata,
Hidup bukan untuk membuat orang suka, kerana Redha Allah bukan pada redhanya manusia,

Jika aku leka, tegurlah...
Jika aku lupa, ingatkanlah..
kerana aku hanyalah gadis biasa,
TIDAK MUNGKIN SEMPURNA...

Ya Allah, kekalkanlah apa yang telah aku ada, dan peliharalah akuu dari melakukan maksiat kepadaMu, sungguh, aku akan berusaha untuk bermujahadah, demi RedhaMu dan Redha ibubapaku. Kuatkanlah kakiku untuk terus melangkah di atas jalan dakwah ini. Istiqamahkanlah aku serta sahabat-sahabatku untuk terus berjuang demi Islam tertegak kembali. Perkenankanlah doa hambaMU yang begitu hina dan lemah ini...Allahumma Ameen. Seeru 'ala barakatillah~




Kenangan bergambar satu kelas^_^; satu ketika dahulu...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...